Senyum Fii yang menghina mereka
membuat wajah mereka memerah.
「Hm,
Hmmmm! Aku sudah berbaik hati padamu, dan lihat sikapmu…..!」
「Benar!
Walaupun kamu miskin.」
「Pfft.」
Fii tidak bisa mengingat mereka
berbaik hati padanya, karena mereka tidak bisa bicara yang lain, dia pikir
bodoh jika terus menemani mereka. Lalu Fii berpaling.
「Bisa
sekarang menyingkir? Berbicara dengan kalian buang-buang waktu.」
Fii sudah tidak ingin menemani
mereka lagi, tetapi tubuh mereka berdua menghalangi jalan.
Walau mereka berpandangan marah, mereka tidak berani untuk berbuat kekerasan.
Walau mereka berpandangan marah, mereka tidak berani untuk berbuat kekerasan.
Saat itu, muncul bayangan besar dari
belakang mereka.